Berita

Berita AHIBS

Ikuti kabar terbaru seputar kegiatan dan prestasi santri Al-Hanif Islamic Boarding School.

Menampilkan 11 berita

Berita Santri AHIBS Taklukkan Gunung Pakembaran: Tumbuhkan Tauhid, Akhlak, dan Karakter Tangguh Berita

Santri AHIBS Taklukkan Gunung Pakembaran: Tumbuhkan Tauhid, Akhlak, dan Karakter Tangguh

Cilegon, 26 April 2025 — Dalam rangka membentuk karakter santri yang tangguh dan cinta alam, seluruh santri Al-Hanif Islamic Boarding School (AHIBS) Cilegon, menggelar kegiatan pendakian dan longmarch ke Gunung Pakembaran, Serang. Kegiatan ini berlangsung penuh semangat sejak Sabtu pagi, 26 April 2025, dengan didampingi oleh sebagian besar pengajar dan pembina pesantren. Acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB, diawali dengan apel dan pengarahan di lapangan utama pesantren. Dalam briefing tersebut, para santri dipahamkan tentang tujuan utama kegiatan, yaitu tadabbur alam sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah ﷻ, serta pembentukan karakter kuat, tangguh, bersyukur, dan mencintai lingkungan. Perjalanan Penuh Semangat dan Kebersamaan Dengan semangat yang membara, para santri berangkat secara berkelompok menuju Gunung Pakembaran yang terletak tak jauh dari Kota Cilegon. Meskipun medan yang dilalui cukup panjang dan menantang, para santri tetap ceria dan antusias. Di tengah perjalanan, mereka sempat berhenti di perkampungan terakhir untuk beristirahat sambil menikmati jajanan ringan seperti es, seblak, mie gaul, dan makanan khas lainnya. Setibanya di jalur pendakian, para santri mulai menghadapi medan yang lebih berat. Jalan setapak yang licin dan terjal menjadi ujian tersendiri, terutama saat perjalanan turun yang menyebabkan beberapa santri tergelincir. Namun, semangat kebersamaan membuat semuanya tetap aman dan terkendali. Kegiatan pendakian ini dipandu oleh tim SAPALA AHIBS (Santri Pecinta Alam), yang bernama Alhayat (Al-Hanif Young Adventure), yang sudah terlebih dahulu melakukan survei pada hari-hari sebelumnya, dan pada momentum ini menjadi rombongan yang pertama kali berangkat, dan menjadi paling terakhir ketika menuruni gunung. Tauhid dan Akhlak di Puncak Gunung Sesampainya di puncak Gunung Pakembaran sekitar pukul 09.30 WIB, seluruh santri dikumpulkan di sebuah area terbuka untuk menerima arahan dan pembekalan nilai-nilai spiritual. Dalam suasana yang hening dan penuh kekhusyukan, Ustadz Khairul membuka sesi tausiyah dan memberikan pengantar tentang keagungan ciptaan Allah ﷻ. Kemudian, Ustadz Fityan Amali menyampaikan materi tentang pentingnya tauhid sebagai pondasi hidup seorang muslim. Beliau menjelaskan bahwa mengenal Allah ﷻ sebagai satu-satunya yang berhak disembah, adalah inti dari semua ilmu dan amal. Dalam pesannya, beliau mengatakan: "Tauhid bukan sekadar pelajaran di kelas, tapi harus menjadi napas dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini adalah bukti bahwa kita bisa melihat langsung tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta." Selanjutnya, Ustadz Faiz Abdullah memberikan nasihat tentang akhlak mulia sebagai identitas seorang santri sejati. Beliau menekankan bahwa karakter tangguh bukan hanya fisik, tapi juga kesabaran, kesopanan, dan kejujuran. "Jangan hanya kuat mendaki, tapi juga kuat menjaga lisan. Jangan hanya berani menaklukkan gunung, tapi juga berani berkata benar dan berbuat baik di manapun kalian berada." Manfaat Kegiatan dan Tanggapan Positif Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, namun juga perjalanan spiritual dan karakter. Beberapa manfaat yang dirasakan dari kegiatan ini antara lain melatih kemandirian dan kebersamaan santri, menumbuhkan rasa syukur atas nikmat alam yang Allah ﷻ ciptakan, meningkatkan ketahanan fisik dan mental, mengenalkan nilai-nilai leadership dan kerja sama tim, juga bisa menguatkan spiritualitas melalui tadabbur alam Ustadz Khairul, sebagai salah satu pendamping, menyampaikan kebanggaannya: "Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar. Santri menunjukkan semangat dan adab yang luar biasa. Ini bagian dari pendidikan karakter yang selama ini kita bangun di pesantren." Begitu juga tanggapan dari salah satu santri, Ibrohim (kelas 8), yang merasa senang sekaligus tertantang: "Capek sih iya, tapi seru banget. Apalagi bisa lihat pemandangan dari puncak, rasanya jadi makin yakin kalau Allah ﷻ itu Maha Besar. Saya juga jadi lebih semangat belajar dan beraktifitas di pesantren." Sekitar pukul 13.00 WIB, seluruh rombongan tiba kembali di pesantren dalam keadaan selamat. Raut lelah tergantikan oleh senyum puas karena telah menyelesaikan sebuah pengalaman berharga. Sebagai penutup, pendakian Gunung Pakembaran oleh santri AHIBS bukan hanya tentang menaklukkan alam, tapi tentang menaklukkan diri sendiri. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi yang membentuk santri yang bukan hanya cerdas, tetapi juga kuat, berakhlak mulia, mandiri, dan dekat dengan Rabb-nya.

394 views Baca →
Berita Survey ke Gunung Pakembaran Berita

Survey ke Gunung Pakembaran

Dalam rangka meningkatkan kedekatan dengan alam dan menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, serta ketangguhan mental dan spiritual, seluruh santri Al-Hanif Islamic Boarding School (AHIBS) Cilegon akan melaksanakan kegiatan pendakian edukatif ke Gunung Pakembaran, sebuah destinasi alam yang menawan dan masih alami di wilayah Serang, tidak jauh dari Cilegon, pada hari Sabtu, 26 April 2025. Gunung Pakembaran: Permata Tersembunyi di Serang Gunung Pakembaran memang belum sepopuler gunung-gunung besar lainnya di Banten, namun keindahannya menyimpan potensi luar biasa. Terletak di wilayah perbukitan Serang bagian selatan, gunung ini berada tidak jauh dari batas kota Cilegon, menjadikannya sangat strategis untuk dijangkau oleh rombongan dari AHIBS. Gunung ini memiliki ketinggian yang ramah bagi para pendaki pemula, namun tetap menawarkan tantangan tersendiri, terutama bagi santri yang belum pernah melakukan pendakian sebelumnya. Pendakian ini bukan hanya soal menapaki jalur setapak, tapi juga sebagai latihan kesabaran, kepemimpinan, serta rasa syukur atas keindahan ciptaan Allah ﷻ. Survei Lapangan Sebagai bagian dari persiapan kegiatan besar ini, pada hari Rabu, 23 April 2025, beberapa santri yang menjadi pengurus utama Sapala Alhayat (Al-Hanif Young Adventure), di antaranya adalah Alfath, Abdurrazaq, dan Dzakirul, telah melakukan survei langsung ke Gunung Pakembaran. Mereka didampingi oleh sejumlah Ustadz pembina, di antaranya Ustadz Khairul Anwar (Wakasek Kesantrian), Ustadz Henry, Ustadz Abdul Hakim, Ustadz Luthfan, Ustadz Muhammad Rio, dan Ustadz Yusya. Survei ini bertujuan untuk memastikan kondisi jalur pendakian, tempat istirahat, titik kumpul, serta keamanan lokasi secara keseluruhan. Hasilnya sangat positif: jalur yang akan dilalui cukup aman, pemandangan indah, dan sangat cocok untuk kegiatan spiritual dan edukatif. Agenda Pendakian Sabtu, 26 April 2025 Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 April 2025, di mana seluruh santri AHIBS beserta para ustadz dan pembina akan melakukan pendakian bersama ke Gunung Pakembaran. Acara ini akan dimulai sejak pagi hari dan dirancang tidak hanya sebagai kegiatan fisik, tapi juga sebagai perjalanan spiritual. Di sana, para santri akan melakukan tadabbur alam, kajian dan tazkirah singkat, juga latihan kekompakan tim dan kepemimpinan Keadaan Alam dan Pemandangan Pemandangan dari Gunung Pakembaran menawarkan perpaduan antara hutan tropis yang masih alami, udara segar pegunungan, dan panorama menakjubkan yang terbuka saat mencapai puncaknya. Dari atas ketinggian, terlihat hamparan hijau wilayah Serang dan Cilegon, dengan latar belakang Laut Jawa di kejauhan pada cuaca yang cerah. Di sepanjang jalur, para santri akan menjumpai beragam vegetasi khas pegunungan rendah, seperti pohon-pohon besar, semak belukar, hingga bunga-bunga liar yang bermekaran di musim tertentu. Kicauan burung dan suara gemericik aliran air kecil menjadi teman setia selama perjalanan. Jalur Menuju Lokasi Perjalanan dari AHIBS Cilegon menuju basecamp pendakian Gunung Pakembaran, diperkirakan memakan waktu sekitar 1–1,5 jam. Jalur utama yang dilalui melewati beberapa desa di wilayah Serang bagian selatan, dengan kondisi jalan yang sebagian besar sudah beraspal dan bisa dilalui dengan baik oleh kendaraan umum. Dari titik awal pendakian, jalur menuju puncak dapat ditempuh dalam waktu sekitar 20 hingga 30 menit perjalanan kaki, tergantung kecepatan dan ritme rombongan. Medan pendakian bervariasi mulai dari jalan tanah yang landai, hingga beberapa tanjakan ringan yang menantang namun aman bagi pemula. Menumbuhkan Karakter Melalui Alam Gunung Pakembaran menjadi tempat ideal untuk mengenalkan santri pada pentingnya menjaga alam, hidup sederhana, serta membangun karakter tangguh. Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah antar santri, meningkatkan rasa syukur, dan menjadi kenangan berharga dalam proses pendidikan karakter di AHIBS. AHIBS Cilegon – Menanamkan nilai, membentuk generasi yang hanif, cerdas, dan mandiri

450 views Baca →
Berita Santri AHIBS Lakukan Pendakian ke Gunung Pulosari: Cikal Bakal Pembentukan Club Sapala Berita

Santri AHIBS Lakukan Pendakian ke Gunung Pulosari: Cikal Bakal Pembentukan Club Sapala

Pandeglang, 10 April 2025 — Sekelompok santri dari Al-Hanif Islamic Boarding School (AHIBS) Cikerai, Cilegon-Banten, yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Pramuka AHIBS, mengadakan kegiatan pendakian ke Gunung Pulosari, Pandeglang. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal pembentukan klub pecinta alam santri yang diberi nama Sapala (Santri Pecinta Alam) di bawah naungan OSIS. Rombongan yang terdiri dari enam santri, yaitu Abdur Razaq, Muhammad Ihsan Raissa Putra, Muhammad Abdurrozaq Alfath, Hudzaifah Abdurrahman, Maliki Al Ghifari (semuanya kelas 8), dan Ilham Maulana (kelas 7), berangkat pada Kamis, 10 April 2025, selepas salat Zuhur. Mereka bertolak dari teras Masjid Imam An-Nawawi, Komplek Pendidikan Al-Hanif, yang ada di Perumnas, dan didampingi oleh Ust. Abdul Hakim Palewai selaku pembina Pramuka serta Ust. Fityan Amali selaku Mudir AHIBS. Setibanya di lokasi pendakian, yaitu sekitar pukul 16.30 WIB rombongan melapor ke basecamp bawah dan menerima arahan teknis dari petugas setempat. Pendakian pun dimulai usai membayar retribusi sebesar Rp30.000 per orang melewati Cihunjuran,. Jalur menuju puncak cukup menantang, terutama setelah Pos-2 hingga Pos-4, dengan kondisi medan yang curam, licin, dan diguyur hujan terus-menerus sepanjang perjalanan. Meski harus berjuang di tengah cuaca yang kurang bersahabat dan jalur yang licin, rombongan berhasil mencapai area perkemahan sekitar pukul 20.00 WIB. Dengan kondisi basah kuyup dan lelah, para santri tetap semangat mendirikan tenda dan menunaikan salat Maghrib dan Isya secara jamak dengan diawali tayammum terlebih dahulu. Dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, para santri kembali bangkit dan bersiap melakukan summit attack ke puncak Gunung Pulosari. Dengan perlengkapan minimal, seperti air minum dan senter, mereka melanjutkan pendakian dan berhasil mencapai puncak pada pukul 06.00 WIB. Di sana, mereka mengabadikan momen kebersamaan dan keberhasilan dengan penuh suka cita. Setelah menikmati puncak, rombongan kembali ke perkemahan, berkemas, dan turun kembali menuju tempat parkir untuk kemudian pulang ke Cilegon dengan penuh pengalaman dan pelajaran berharga. Kegiatan ini bukan sekadar pendakian biasa. Melalui kegiatan ini, para santri dilatih untuk menumbuhkan kecintaan terhadap alam, belajar kerja sama tim dan kepemimpinan, melatih ketahanan fisik juga mental, meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar, dan meraih keberanian dan kemandirian dalam menghadapi tantangan. Ust. Abdul Hakim Palewai menyampaikan, “Pendakian ini bukan hanya untuk fisik, tapi juga untuk mental dan spiritual. Santri dilatih menghadapi tantangan secara langsung, dan ini akan sangat berdampak positif dalam kehidupan mereka kelak.”. Ust. Fityan Amali menambahkan, “Kegiatan ini akan menjadi pemantik untuk membentuk Sapala sebagai wadah pembinaan karakter santri melalui interaksi dengan alam. Kami sangat mendukung dan berharap ini menjadi program rutin.” Muhammad Ihsan, salah satu peserta, mengatakan, “Capek banget, tapi seru. Kita saling bantu satu sama lain, dan yang paling keren pas lihat puncaknya. Masya Allah!”. Sementara itu, Ilham Maulana, santri termuda dalam rombongan, mengaku belajar banyak hal. “Saya jadi tahu rasanya susah, capek, tapi juga senang bisa sampai puncak bareng teman-teman.” Baarokallaah fiihim...

378 views Baca →
Berita SANLAT Santri Lapas di Lapas Kerotek: Merajut Cahaya Ramadhan dengan Silaturrahmi Berita

SANLAT Santri Lapas di Lapas Kerotek: Merajut Cahaya Ramadhan dengan Silaturrahmi

Cilegon, 14 Maret 2025 - Dalam semangat bulan suci Ramadhan, Pesantren Kilat Santri Lapas digelar di Lapas Kerotek, Cibeber, Cilegon-Banten, pada hari Jumat, 14 Maret 2025 bertepatan dengan 14 Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Al-Hanif Islamic Boarding School (AHIBS), Forum Komunikasi Remaja Masjid (FKRM) As-Sunnah, serta Komunitas Sehat Jasmani Rohani (SJR). Acara yang berlangsung sehari ini bertujuan untuk memberikan siraman rohani bagi para warga binaan yang dengan antusias menyambut kesempatan berharga ini. Kegiatan utama berupa kajian keislaman yang disampaikan oleh Ustadz Faiz Abdullah, S.Ag, M.Ag, dengan moderator Ustadz Fadhil Ziyanul Hubbi. Dalam kajiannya, Ustadz Faiz menekankan pentingnya Ramadhan sebagai momentum hijrah dan perbaikan diri. Beliau mengingatkan bahwa setiap muslim, di manapun berada, memiliki kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki amal ibadah. Dengan merujuk pada firman Allah ﷻ dalam Al-Qur’an dan hadits Rasulullah ﷺ, beliau mengajak para santri Lapas untuk menjadikan Ramadhan ini sebagai awal dari perjalanan spiritual yang lebih baik. Rombongan yang mengadakan kunjungan ini terdiri dari 10 orang, yaitu Ustadz Faiz Abdullah dan Ustadz Fadhil Ziyanul Hubbi, serta ustadz lainnya, yaitu Sabiq, Erdi, Fatih, Utsman, Suri, Umar, Zufa, dan Galih. Selain kajian keislaman, kegiatan juga mencakup pembagian mushaf Al-Qur'an, pembagian takjil untuk berbuka puasa, serta momen kebersamaan dengan menikmati hidangan nasi kebuli yang semakin mempererat silaturahmi antara pengunjung dan warga binaan. Kegiatan ini mendapat respons positif dari berbagai pihak. Tim AHIBS menyatakan bahwa kegiatan semacam ini harus terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara di dalam Lapas. "Kami melihat bagaimana mereka begitu haus akan ilmu agama dan ingin lebih dekat dengan Allah. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbagi kebaikan," ujar salah satu anggota tim AHIBS. Pihak panitia tuan rumah, yang diwakili oleh Tim DKM Al-Muhajirin, juga menyampaikan apresiasinya. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran teman-teman dari AHIBS, FKRM As-Sunnah, dan SJR. Kajian yang diberikan sangat bermanfaat bagi warga binaan kami. Semoga acara seperti ini bisa terus berlanjut di masa mendatang," ungkap perwakilan panitia. Sementara itu, salah satu santri Lapas berbagi kesannya setelah mengikuti kegiatan ini. "Saya merasa terharu dan bersyukur bisa mengikuti pesantren kilat ini. Banyak hal yang membuka mata saya, bahwa masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik. Semoga Allah membalas kebaikan semua yang telah datang ke sini," ujar salah seorang peserta dengan penuh haru. Penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada pihak Lapas Cilegon Kelas II A, khususnya kepada Kepala Lapas, Bapak Margono, serta kepada tim yang telah membantu terselenggaranya acara ini, yaitu Bapak Hilman, Bapak Asep, Bapak Rilo, dan Tim DKM Al-Muhajirin. Tak lupa, apresiasi juga disampaikan kepada para santri Lapas yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan spiritual bagi warga binaan agar semakin mendekatkan diri kepada Allah ﷻ dan menjadikan Ramadhan ini sebagai momentum perubahan ke arah yang lebih baik. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memberikan manfaat yang lebih luas bagi saudara-saudara kita di dalam Lapas.

429 views Baca →
Berita Santri AHIBS Kemping Seru di Buper Cihunjuran: Penuh Petualangan dan Makna Berita

Santri AHIBS Kemping Seru di Buper Cihunjuran: Penuh Petualangan dan Makna

Santri AHIBS (Al-Hanif Islamic Boarding School) Cilegon, Sabtu-Ahad, 22-23 Februari 2025, melakukan kegiatan kemping yang digagas oleh sekolah di Buper (Bukit Perkemahan) Cihunjuran, Pandeglang-Banten. Sebelum keberangkatan, semua santri berbaris rapi di halaman sekolah sambil diberikan briefing oleh salah satu ustadz pembina. Keberangkatan mereka ke lokasi pada hari Sabtu, sekitar pukul 09.00 WIB dengan menggunakan tiga buah mobil besar milik kepolisian yang bekerja sama dengan AHIBS. Sesampainya di lokasi, masing-masing kelompok mendirikan tenda dengan cekatan dan mandiri. Siang harinya, mereka berbaris sesuai kelompoknya untuk melakukan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ketua Acara, Ustadz Ricky. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan shalat Zhuhur yang dijamak dengan shalat Ashar, makan siang, dan berbagai perlombaan hingga menjelang Maghrib. Pada malam hari, selepas shalat Isya, semua santri berkumpul di tengah-tengah arena untuk mendengarkan taushiyah dari Ustadz Fityan Amali selaku Mudir AHIBS. Dalam taushiyahnya, beliau mengangkat tema “You Can Be Amazing”, mengajak para santri untuk menjadi pribadi luar biasa dalam segala aspek kehidupan, baik aspek agama, kepribadian, maupun kebersamaan. “Setiap dari kalian memiliki potensi untuk menjadi hebat. Seorang muslim sejati harus unggul dalam ibadahnya, memiliki akhlak yang baik, serta mampu bekerja sama dalam tim. Jadilah pribadi yang bermanfaat bagi sesama dan teruslah berkembang,” ujar Ustadz Fityan. Setelah mendengarkan taushiyah, santri menikmati momen kebersamaan dengan bakar ayam bersama sesuai kelompoknya. Bahkan, di antara mereka ada yang membawa sosis untuk dibakar bersama timnya. Sekitar pukul 22.00 WIB, semua santri diharuskan tidur untuk persiapan kegiatan selanjutnya. Dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, santri bangun untuk mendirikan shalat tahajjud, meskipun hujan rintik-rintik membasahi bumi perkemahan. Kegiatan dilanjutkan dengan persiapan shalat Subuh berjamaah di pendopo saung yang ada di area buper. Setelah shalat Subuh, santri kembali mendapatkan taushiyah dari Ustadz Khairul, selaku bagian kesiswaan. Dalam taushiyahnya, beliau menekankan pentingnya kesabaran dalam menempuh perjalanan hidup, sebagaimana perjalanan mendaki gunung yang akan mereka lakukan setelah ini. “Kehidupan ini ibarat pendakian, butuh tenaga, strategi, dan kesabaran. Namun, jika kita istiqamah dan bersungguh-sungguh, puncak keberhasilan akan bisa kita capai,” kata beliau. Setelah mendengarkan taushiyah, santri diberikan waktu istirahat sebelum bersiap untuk agenda pendakian Gunung Pulosari. Meskipun trek pendakian cukup terjal dan licin akibat hujan semalaman, semangat para santri tidak surut. Kegiatan ini dikemas dengan konsep Mencari Jejak, di mana setiap kelompok harus melewati lima pos yang telah disiapkan. Di setiap pos, para ustadz mengajukan berbagai pertanyaan yang harus dijawab oleh santri. Pos terakhir, yaitu Pos 5, menjadi tantangan yang paling unik karena berlokasi di tengah sungai dengan air yang jernih dan dingin. Di sini, para santri tidak hanya diuji dengan pertanyaan, tetapi juga diminta untuk melakukan push-up di dalam air. “Awalnya kaget sih disuruh push-up di sungai, tapi seru banget! Airnya dingin, jadi malah segar,” ujar Dzaki, salah satu santri kelas 8. Setelah kegiatan Mencari Jejak selesai, santri masih bersemangat untuk bermain bola sebelum akhirnya mengikuti beberapa perlombaan. Kegiatan ditutup dengan upacara penutupan dan pembongkaran tenda sebelum akhirnya santri kembali ke Pesantren Al-Hanif Cilegon dengan menggunakan tiga mobil besar kepolisian. Komentar Santri dan Ustadz Santri dan ustadz yang ikut dalam kegiatan ini mengaku sangat antusias dan menikmati setiap momen yang mereka lalui. “Seru banget, apalagi pas naik gunung. Capek sih, tapi puas karena bisa sampai puncak walaupun licin,” kata Fathan, salah satu santri kelas 8. “Pengalaman luar biasa, terutama saat tidur di tenda sambil dengerin hujan turun. Jadi makin terasa suasana petualangannya,” ujar Maulana, santri kelas 7. Sementara itu, Ustadz Ricky, selaku ketua acara, menyampaikan rasa bangganya terhadap para santri yang tetap semangat meskipun kondisi hujan. “Mereka menunjukkan kekompakan dan kemandirian yang luar biasa. Ini adalah pengalaman yang akan membentuk karakter mereka ke depannya,” ujarnya. Ustadz Khairul juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi santri. “Melalui kegiatan ini, santri belajar tentang kerja sama, kepemimpinan, dan ketangguhan. InsyaAllah akan bermanfaat untuk kehidupan mereka di masa depan.” Momen Unik di Kemping AHIBS: 1. Persediaan makan dimasak oleh tim ustadz, dengan rasa yang tidak kalah dari masakan warteg. 2. Kegiatan dini hari untuk shalat tahajud dan persiapan shalat subuh, diiringi rintik hujan yang cukup deras dan membasahi badan. 3. Pendakian Gunung Pulosari berlangsung dalam kondisi hujan, menambah tantangan bagi santri. 4. Di Pos 5, santri melakukan push-up di dalam air sungai yang jernih dan menyegarkan. Dengan pengalaman berharga yang didapatkan dari kemping ini, diharapkan para santri semakin kuat, mandiri, dan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Sampai jumpa di kemping berikutnya!

455 views Baca →
Berita Dua Santri AHIBS Cilegon Berprestasi di Lomba Panahan dan Taekwondo Tingkat Provinsi Banten Berita

Dua Santri AHIBS Cilegon Berprestasi di Lomba Panahan dan Taekwondo Tingkat Provinsi Banten

Cilegon, 18 Februari 2025 – Dua santri Al-Hanif Islamic Boarding School (AHIBS) Cilegon menorehkan prestasi gemilang dalam dua kompetisi berbeda yang diadakan secara bersamaan pada hari Ahad, 16 Februari 2025. Bayantara Nadief, santri kelas 7, berhasil meraih juara pertama dalam lomba panahan di Pesantren Fajrul Karim Anyer, sementara Rizki Akbar, juga santri kelas 7, menyabet medali emas pada Banten Open VIII Taekwondo Championship 2025 di Graha Pancasila, Pandeglang-Banten. Bayantara Nadief: Juara Panahan dengan Skor Mengagumkan Lomba panahan yang diselenggarakan di Pesantren Fajrul Karim Anyer ini diikuti oleh puluhan sekolah ternama se-Provinsi Banten. Bayantara Nadief, yang baru pertama kali mengikuti kompetisi panahan tingkat regional, berhasil mencatatkan skor tertinggi, yaitu 230. Skor ini mengungguli tuan rumah yang meraih 205 dan peringkat ketiga dengan skor 200. Nadief mengaku senang dan bersyukur atas prestasi yang diraihnya. “Alhamdulillah, ini adalah berkah dari Allah Ta’ala, setelah berlatih secara kontinyu, dan juga dukungan dari para guru serta teman-teman di AHIBS. Saya berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi di bidang apa pun,” ujarnya. Panahan, sebagai salah satu olahraga sunnah yang diajarkan di AHIBS, tidak hanya melatih fisik tetapi juga ketenangan dan fokus. Kegiatan ini menjadi bagian dari kurikulum pendidikan di pesantren untuk membentuk karakter santri yang disiplin dan tangguh. Rizki Akbar: Medali Emas Taekwondo di Banten Open VIII Sementara itu, di tempat yang berbeda, Rizki Akbar, santri AHIBS lainnya, berhasil meraih medali emas pada Banten Open VIII Taekwondo Championship 2025. Kompetisi yang bertema "Bersatu Berprestasi" ini diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari seluruh Provinsi Banten. Rizki, yang telah menekuni Taekwondo sejak bersekolah di SD, mengaku bahwa kunci keberhasilannya adalah berkah dari Allah, setelah melakukan kedisiplinan dan kerja keras. “Menjelang perlombaan, saya berlatih hampir setiap hari, baik di pesantren maupun di klub Taekwondo. Alhamdulillah, semua usaha ini membuahkan hasil,” tuturnya dengan penuh semangat. Taekwondo, sebagai salah satu cabang beladiri yang diajarkan di AHIBS, tidak hanya melatih fisik tetapi juga mental santri. Olahraga ini membantu santri untuk mengembangkan rasa percaya diri, sportivitas, dan kemampuan mengendalikan diri. AHIBS: Wadah Pengembangan Bakat Santri Prestasi yang diraih oleh Bayantara Nadief dan Rizki Akbar menjadi bukti nyata bahwa AHIBS tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga pengembangan bakat dan minat santri di berbagai bidang. Pesantren yang terletak di Cikerai, Cibeber, Cilegon-Banten ini dikenal dengan program pendidikan yang seimbang antara ilmu agama, akademik, dan keterampilan. Ustaz Fityan Amali, selaku kepala sekolah jenjang SMP Putra di AHIBS, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi kedua santri tersebut. “Kami selalu mendorong santri untuk mengembangkan potensi mereka, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Prestasi ini adalah berkah dari Allah Ta’ala dan buah dari kerja keras mereka dan dukungan seluruh keluarga besar AHIBS,” ujarnya. Manfaat Olahraga bagi Santri Olahraga seperti panahan dan Taekwondo memiliki banyak manfaat bagi santri, baik secara fisik maupun mental. Selain meningkatkan kesehatan dan kebugaran, olahraga juga melatih konsentrasi, kedisiplinan, dan ketangguhan mental. Kedua cabang olahraga ini juga mengajarkan nilai-nilai sportivitas, kerja sama, dan kejujuran, yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Info Menarik: Panahan dan Taekwondo dalam Perspektif Islam Panahan dan Taekwondo memiliki nilai khusus dalam Islam. Panahan, misalnya, merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Rasulullah pernah bersabda, “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang, dan memanah.” Sementara Taekwondo, meskipun berasal dari Korea, namun sejalan dengan prinsip-prinsip Islam seperti disiplin, keberanian, kesehatan, kekuatan tubuh, dan pengendalian diri. Dengan prestasi yang diraih oleh Bayantara Nadief dan Rizki Akbar, AHIBS semakin menegaskan posisinya sebagai pesantren yang tidak hanya unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga dalam pengembangan bakat dan prestasi santri di berbagai bidang. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi santri-santri lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi!

664 views Baca →
Berita Super Kids Camp AHIBS: Melatih Akhlak Menjadi Hebat Berita

Super Kids Camp AHIBS: Melatih Akhlak Menjadi Hebat

Cilegon, 10 Februari 2025 – AHIBS sukses menyelenggarakan Super Kids Camp, sebuah program edukatif dan rekreatif yang dirancang khusus untuk siswa SD kelas 4, 5, dan 6 laki-laki dari Cilegon dan Serang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Ahad, 8-9 Februari 2025, di Perbukitan AHIBS Cikerai, Cibeber, Cilegon-Banten. Acara dimulai pada hari Sabtu pukul 14.00 WIB dan berakhir pada Ahad pukul 08.00 WIB, diikuti oleh lebih dari 30 peserta. Selama kegiatan, para peserta dibagi ke dalam dua ruangan besar sebagai tempat tidur mereka, dan setiap kelompok dibersamai oleh dua santri AHIBS yang berperan sebagai pendamping. Agenda Seru dan Mendidik Super Kids Camp mengusung tema Melatih Akhlak Menjadi Hebat, dengan berbagai kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membangun karakter dan kecerdasan peserta. Di antara agenda yang dilaksanakan adalah: 1. Kajian Keutamaan Ilmu 2. Futsal, Memanah, Tenis Meja, dan Berkuda 3. Shalat Wajib Berjamaah 4. Kajian tentang Akhlak dan Adab 5. Kajian Keutamaan Sahabat Nabi 6. Treasure Hunt/Night Quest: Hunt Through the Dark 7. Shalat Tahajud dan Dzikir Pagi 8. Halaqah Tahsin Al-Qur’an 9. Jogging Mengitari Lingkungan AHIBS 10. Dan kegiatan seru lainnya. Para peserta diajak untuk tidak hanya meningkatkan ilmu dan wawasan keislaman, tetapi juga memperkuat fisik serta keterampilan sosial mereka melalui berbagai aktivitas seru dan menantang. Dukungan terhadap Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Selain memberikan pengalaman berharga dalam hal kemandirian, disiplin, dan keberanian, Super Kids Camp juga secara langsung mengaplikasikan program yang digagas oleh Menteri Pendidikan, Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed, yaitu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kegiatan ini membentuk karakter peserta agar memiliki kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari, 7 kebiasaan itu adalah sebagai berikut: 1. Bangun pagi 2. Beribadah 3. Berolah raga 4. Makan sehat dan bergizi 5. Gemar belajar 6. Bermasyarakat 7. Tidur cepat Manfaat bagi Peserta dan Orang Tua Program ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta, tetapi juga bagi orang tua yang ingin membentuk anaknya menjadi pribadi yang lebih baik. Beberapa manfaat utama yang dirasakan dari Super Kids Camp ini antara lain: 1. Meningkatkan pemahaman agama melalui kajian dan ibadah berjamaah 2. Melatih kemandirian dalam menjalani aktivitas tanpa bergantung pada orang tua 3. Menumbuhkan jiwa kepemimpinan melalui interaksi sosial dan teamwork 4. Mengembangkan keberanian melalui kegiatan petualangan seperti treasure hunt/night quest 5. Membiasakan gaya hidup sehat melalui olahraga dan kegiatan fisik Dengan berbagai manfaat yang diberikan, diharapkan Super Kids Camp dapat menjadi agenda rutin yang semakin diminati oleh orang tua dan peserta. Bahkan, banyak orang tua yang menyatakan ketertarikannya untuk mendaftarkan anak mereka ke AHIBS setelah melihat dampak positif dari kegiatan ini. AHIBS: Pilihan Tepat untuk Pendidikan Karakter Islami Kegiatan ini juga menjadi gambaran bagaimana sistem pendidikan di AHIBS menekankan pentingnya akhlak dan karakter. Dengan konsep pendidikan berbasis nilai-nilai Islam dan keterampilan abad ke-21, AHIBS terus berkomitmen mencetak generasi muda yang unggul dalam akademik, spiritual, dan sosial. Bagi orang tua yang tertarik untuk mendaftarkan putranya ke AHIBS atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang program-program pendidikan di AHIBS, silakan kunjungi website resmi kami atau datang langsung ke kampus AHIBS. Super Kids Camp AHIBS bukan hanya sekadar kemah biasa, tetapi sebuah perjalanan membentuk anak-anak menjadi generasi hebat, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan. Sampai jumpa di Super Kids Camp berikutnya!

396 views Baca →
Berita Duta Pesantren: Membawa Cahaya Islam ke Ruang Publik Berita

Duta Pesantren: Membawa Cahaya Islam ke Ruang Publik

Cilegon, 26 Januari 2025 - Dalam semangat dakwah dan memperkenalkan nilai-nilai pendidikan pesantren, Al-Hanif Islamic Boarding School (AHIBS) melaksanakan program bertajuk "Duta Pesantren: Membawa Cahaya Islam ke Ruang Publik". Kegiatan ini berupa pembagian brosur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di area Car Free Day (CFD) Kota Cilegon, yang berlangsung pada Ahad pagi dari pukul 06.30 hingga 11.00 WIB. Program ini melibatkan tiga santri pilihan AHIBS, yaitu Ilham Maulana, Maulana Ali Arsalam, dan Muhammad Faiz Wiguno, yang didampingi oleh tiga ustadz pendamping, yakni Ustadz Muhammad Rio, Ustadz Henry, dan Ustadz Ricky. Bersama-sama, mereka mendirikan sebuah tenda biru yang dihiasi poster kegiatan santri AHIBS, menciptakan pusat perhatian di tengah keramaian CFD. Semangat di Tengah Keramaian Dengan penuh semangat, para santri aktif menyebarkan brosur kepada para pengunjung dan pejalan kaki. Mereka menjelaskan secara langsung program unggulan AHIBS kepada masyarakat, termasuk program unggulan seperti kelas tahfiz Al-Qur'an 30 juz dan pembinaan karakter Islami. Tenda biru tersebut menjadi tempat konsultasi bagi orang tua yang ingin mengetahui lebih dalam tentang AHIBS. Kegiatan ini tak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga memberikan pembelajaran berharga bagi para santri. Dalam momen yang menantang ini, mereka mendapatkan 10 pelajaran penting, di antaranya: 1. Melatih Keberanian dan Kemampuan Berkomunikasi: Para santri belajar berbicara dengan percaya diri kepada masyarakat dari berbagai latar belakang. 2. Membangun Mental Kemandirian: Santri dilatih untuk bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, tanpa selalu bergantung pada arahan ustadz. 3. Menumbuhkan Rasa Tanggung Jawab: Keterlibatan dalam promosi pesantren membuat mereka merasa memiliki andil dalam kemajuan lembaga. 4. Meningkatkan Kreativitas dan Kerjasama Tim: Dalam kegiatan ini, santri belajar bekerja sama menyusun strategi menarik perhatian masyarakat. 5. Mengenalkan Nilai Pesantren pada Masyarakat: Kegiatan ini menjadi sarana untuk menunjukkan keunggulan pendidikan pesantren. 6. Memahami Pentingnya Interaksi Sosial: Santri belajar beradaptasi dan menghadapi berbagai karakter masyarakat. 7. Menguatkan Identitas sebagai Duta Pesantren: Kegiatan ini menanamkan kebanggaan pada identitas mereka sebagai santri. 8. Melatih Kesabaran dan Kesungguhan: Menyebarkan brosur di tengah keramaian membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Ustadz Muhammad Rio, selaku salah satu pendamping, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para santri. “Kegiatan ini tidak hanya mendekatkan pesantren kepada masyarakat, tetapi juga menjadi pembelajaran langsung bagi para santri tentang pentingnya berdakwah dengan cara yang santun dan penuh hikmah,” ujarnya. Program ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan pesantren dalam mencetak generasi Islami yang berakhlak mulia. “Semoga kegiatan ini menginspirasi masyarakat dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” tambah Ustadz Ricky. Dengan keberhasilan program ini, AHIBS membuktikan komitmennya untuk melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga siap berkontribusi untuk masyarakat luas. Al-Hanif Islamic Boarding School – Membangun Generasi Islami Berkarakter (unggul, hanif, cerdas, mandiri), sekolah, smpit, pondok, pesantren, bagus, mantap

681 views Baca →
Berita Santri Ahibs Gelar Longmarch ke Sungai Cipasir: Melatih Kedisiplinan dan Kebersamaan Berita

Santri Ahibs Gelar Longmarch ke Sungai Cipasir: Melatih Kedisiplinan dan Kebersamaan

Cilegon, 25 Januari 2025 – Pondok Pesantren Al-Hanif Cilegon, atau kadang disebut sebagai AHIBS (Al-Hanif Islamic Boarding School) melaksanakan kegiatan longmarch yang diikuti oleh seluruh santri kelas 7 dan 8, Sabtu pagi. Kegiatan yang penuh semangat ini dikomandoi langsung oleh Ustadz Khairul Anwar, dengan pengawalan ketat dari Ustadz Riki, Ustadz Zain, Ustadz Luthfan, Ustadz Zaki, Ustadz Yusya, dan Ustadz Ahmad. Longmarch dimulai dari halaman utama Ahibs dengan diawali senam ringan untuk melenturkan tubuh. Dengan rute sejauh 4,3 kilometer menuju Cikerai dalam, tepatnya di Sungai Cipasir, para santri menempuh perjalanan selama lebih dari satu jam. Setibanya di sana, mereka menikmati momen menyegarkan dengan mandi di sungai, menikmati keindahan alam sekaligus melepaskan penat. Meski hampir semua santri kelas 7 dan 8 turut serta, beberapa santri yang tergabung dalam tim futsal tetap berada di pesantren untuk berlatih bersama Ustadz Ronal. Latihan ini dipersiapkan khusus untuk menghadapi turnamen futsal tingkat Cilegon, di mana santri Ahibs akan menjadi delegasi pesantren. Selain itu, ada juga santri yang berlatih seni bela diri taekwondo bersama Ustadz Eway guna menghadapi turnamen bela diri ini di tingkat nasional. Menurut Ustadz Khairul Anwar, kegiatan longmarch ini bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga memiliki nilai-nilai penting untuk pembentukan karakter santri. “Melalui longmarch, kami ingin melatih kedisiplinan, ketahanan fisik, kebersamaan, dan rasa cinta terhadap alam. Ini adalah kesempatan untuk membangun semangat tim di luar kelas,” ujarnya. Manfaat dari kegiatan longmarch ini pun beragam. Selain meningkatkan kesehatan fisik melalui aktivitas berjalan kaki, santri juga diajarkan untuk menikmati dan menjaga lingkungan sekitar. Kebersamaan yang tercipta selama perjalanan menanamkan nilai kerja sama dan kepedulian antarsesama. Ditambah lagi, mandi di sungai memberikan pengalaman unik yang menyegarkan sekaligus mengenalkan mereka pada keindahan ciptaan Allah. Salah satu santri, Maulana Ali Arsalam, mengungkapkan rasa antusiasnya, “Kegiatan ini seru sekali! Kami bisa jalan bersama teman-teman, menikmati alam, dan segar sekali mandi di sungai. Semoga ada kegiatan seperti ini lagi.” Kegiatan longmarch ini menjadi salah satu program unggulan Pesantren Ahibs yang dirancang untuk mencetak generasi santri yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara fisik, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial. Al-Hanif Islamic Boarding School – Membangun Generasi Islami Berkarakter Hanif, unggul, cerdas, dan mandiri

465 views Baca →
Berita Program Tahfizh Al-Qur'an 30 Juz di Al-Hanif Islamic Boarding School, Cilegon Berita

Program Tahfizh Al-Qur'an 30 Juz di Al-Hanif Islamic Boarding School, Cilegon

Al-Hanif Islamic Boarding School, atau dikenal juga sebagai Pondok Pesantren Al-Hanif Cilegon, adalah sebuah lembaga pendidikan yang berlokasi di Jalan Pejaten, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon. Meskipun kegiatan belajar mengajarnya baru berjalan selama 18 bulan, pesantren ini telah menunjukkan komitmennya untuk mencetak generasi unggul dalam bidang akademik dan keislaman. Salah satu program unggulan terbaru yang diperkenalkan adalah kelas huffadz, yaitu program khusus untuk menghafal Al-Qur'an sebanyak 30 juz dalam waktu minimal 3 tahun. Program ini dirancang untuk mendukung santri yang memiliki potensi besar dalam menghafal Al-Qur'an dengan didampingi oleh pengajar profesional dan metode yang terstruktur. Seleksi Ketat untuk Kualitas Terbaik Tidak semua santri dapat mengikuti program ini. Dari total 21 santri yang mendaftar, hanya 10 santri yang lolos seleksi berdasarkan kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur'an, kesungguhan, serta kecakapan dalam menghafal. Seleksi ini bertujuan untuk memastikan bahwa peserta yang terpilih adalah mereka yang benar-benar mampu mengikuti intensitas program yang cukup ketat. Halaqah Perdana Bersama Ustadz Luthfi Hafizhahullah Setelah program ini berjalan sekitar satu pekan, tepat pada hari Jum’at sore, 24 Januari 2025, kesepuluh santri penghafal ini berkesempatan bertemu dengan Ustadz Luthfi Hafizhahullah, seorang hafizh Al-Qur'an bersanad. Momentum ini menjadi sesi halaqah perdana bagi mereka dengan beliau. Kehadiran beliau diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi besar bagi para santri yang terlibat. Metode dan Pendampingan Intensif Program tahfizh 30 juz ini dirancang dengan metode khusus yang meliputi: 1. Setoran harian: Santri akan menyetorkan hafalan baru setiap hari kepada pembimbing. 2. Murajaah (pengulangan): Hafalan sebelumnya akan terus diulang agar tidak mudah terlupakan. 3. Monitoring ketat: Setiap santri akan mendapatkan evaluasi mingguan untuk memastikan progres hafalan mereka. 4. Lingkungan kondusif: Suasana pesantren mendukung penuh suasana ibadah dan hafalan Al-Qur'an. Harapan dan Doa untuk Kesuksesan Program Program ini merupakan langkah besar bagi Al-Hanif Islamic Boarding School untuk menjadi lembaga yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mencetak generasi penghafal Al-Qur'an (huffadz) yang berkualitas. Diharapkan program ini dapat berlangsung dengan istiqamah dan berhasil mencetak para hafizh Al-Qur'an yang mampu menyelesaikan hafalannya dalam waktu 3 tahun. Semoga para santri yang terlibat dalam program ini menjadi penghafal Al-Qur'an yang tidak hanya hafal secara teks, tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

570 views Baca →
Berita Ustadz dan Santri AHIBS Aktif Sebarkan Informasi PPDB di CFD Cilegon Berita

Ustadz dan Santri AHIBS Aktif Sebarkan Informasi PPDB di CFD Cilegon

Cilegon, Ahad (19/1/2025) – Dalam rangka memperluas jangkauan informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026, sejumlah ustadz dan santri dari Al-Hanif Islamic Boarding School, Cikerai, Cibeber, Cilegon-Banten, turut serta menjaga stand promosi di area Car Free Day (CFD) Kota Cilegon. Acara berlangsung dari pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Bertempat di tenda yang berdiri strategis di kawasan CFD, para ustadz dan santri dengan antusias membagikan brosur kepada para pengunjung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan program unggulan dan fasilitas yang ditawarkan oleh Al-Hanif Islamic Boarding School, salah satu pesantren modern yang memadukan pendidikan berbasis agama Islam dan pendidikan formal berkualitas. Menurut salah satu ustadz yang turut hadir, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendekatkan pesantren kepada masyarakat. "Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa Al-Hanif Islamic Boarding School berkomitmen mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama dan umum, serta memiliki akhlak mulia," ujarnya. Para santri yang ikut berpartisipasi juga terlihat bersemangat dalam menyapa pengunjung dan memberikan penjelasan tentang program-program pesantren, mulai dari kurikulum terpadu hingga berbagai fasilitas modern yang mendukung proses pembelajaran. Salah satu pengunjung CFD, Andi, menyampaikan kesannya setelah mendapatkan informasi dari stand tersebut. "Saya senang ada stand seperti ini. Informasi yang diberikan sangat jelas, dan saya tertarik untuk mempertimbangkan mendaftarkan anak saya di Al-Hanif," ujarnya. Dengan kegiatan ini, Al-Hanif Islamic Boarding School berharap dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan informasi tentang pendidikan berbasis boarding school, khususnya di wilayah Cilegon dan sekitarnya. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi kontak yang tertera pada brosur atau langsung mengunjungi pesantren yang berlokasi di Cikerai, Cibeber, Cilegon-Banten. Unggulan, PPDB, sekolah, pondok, pesantren, boarding, school, smpit, bagus, Cilegon, Banten

547 views Baca →

Menampilkan 13–23 dari 23 berita